Wow! Kabar Baru Tentang Frozen 2, Siap Produksi?

Sejak kemunculannya, Frozen telah sukses mencuri perhatian banyak penonton baik anak-anak maupun dewasa. Apalagi, di film debutnya, hanya menampilkan sekilas karakter utamanya, Anna dan Elsa.Masih banyak petualangan lainnya yang lebih hebat dan seru yang masih bisa dieksploitasi dan dikembangkan.Sehingga wajar jika banyak yang berharap dan sangat antusias menantikan Frozen 2 segera dirilis.Tampaknya, ada kabar baik tentang hal ini. Frozen 2 akhirnya siap untuk mencuri perhatian penggemar beratnya.

Butuh Waktu Lebih Lama

Produser film Frozen, Roy Conli saat ditanya tentang kelanjutan dari film fantasi animasi Frozen, dia menjawab memang Frozen 2 sangat mungkin untuk dikerjakan. Namun, saat ditanya butuh berapa lama para penggemar harus menunggu Frozen 2 dirilis, jawabannya cukup mengejutkan. Menurutnya, untuk membuat film seperti Frozen atau sekuelnya, membutuhkan waktu yang tidak sebentar yakni sekitar 2 tahun. Artinya, dua tahun lagi baru kemudian Frozen 2 siap dirilis.

Begini jawaban Conli saat ditanya berapa lama Frozen 2 butuh waktu untuk masa produksi dan dirilis: “Oh astaga, aku tidak tahu.Masih dalam tahap awal, tapi mungkin setidaknya Anda tidak akan melihat apa-apa selama dua tahun, setidaknya”.Jadi, artinya masih ada cukup banyak waktu bagi rumah produksi untuk kembali membuat gadis berkekuatan salju tersebut hadir ke layar lebar.Ini mungkin waktu yang cukup lama.Hanya saja, pembuatan film animasi seperti itu memang tidak sebentar.

Ya, bukan rahasia lagi jika untuk memproduksi film animasi dibutuhkan usaha yang melelahkan dan waktu yang lama. Bahkan film Coco dari Pixar (yang akan rilis hampir bersamaan dengan Frost Adventure dengan karakter utama Olaf, karakter di Frozen yang akan menemani akhir pekan depan) menghabiskan waktu sekitar enam tahun untuk membuatnya. Dengan pemikiran tersebut, walaupun produksi telah dimulai sejak debutnya, Frozen membutuhkan waktu yang tidak sebentar untuk merilis Frozen 2.Artinya, para penggemar memang harus lebih bersabar lagi.

Terobati dengan Frost Adventure

Tentu saja, kita tidak bisa menafikan jika tanpa Frozen 2 pun, dalam waktu dekat ada cerita lain di alam Frozen yang penuh dengan salju yang akan segera dirilis segera. Dengan rilisnya Frost Adventure dengan karakter utamanya Olaf yang akan hadir bersamaan dengan film Coco produksi Pixar, seolah para penggemar tetap dapat merayakan hari libur mereka dengan dua film bertema salju itu. Tentu, ini seperti tetap merayakan tradisi liburan Natal dan Tahun Baru dengan hadirnya berbagai film Domino qiu qiu bertema salju.

Berbagai hal yang ditampilkan di Frost Adventure nanti, akan berpengaruh dalam perjalanan cerita Frozen 2 baik itu untuk Olaf maupun untuk Anna dan Elsa. Apa yang terlihat di petualangan Olaf nanti, akan memperlihatkan bagaimana Anna, Elsa dan tentu saja Olaf memerankan peran atau plot sekuel yang terus berkembang. Tentu, harapan para penggemar adalah cerita lanjutan dari debut Frozen yang masih perlu dilanjutkan dan bukan beberapa hal yang sama sekali baru.

Ya, tersiar kabar jika Frozen 2 akan berusaha keras untuk mengubah cerita dan mengenalkan karakter baru yang membuat alam semesta tetap segar. Ya, di dunia film sekuel dimana debutnya berhasil mencuri perhatian dan memunculkan gelombang yang besar dari para fans, menampilkan sesuatu yang lebih baru dan segar tentu akan jauh lebih baik dari pada sesuatu yang datar atau bahkan sama dengan sebelumnya. Ini akan membuat penggemar semakin menyukai Frozen dan setia padanya.

Jadi Hits Global, ‘Despacito’ Sabet Grammy Latin

Luis Fonsi, penyanyi lagu Despacito telah menerima penghargaan Song of the Year di atas panggung di acara penghargaan tahunan Grammy Latin Awards yang ke 18 di MGM Grand Garden Arena pada tanggal 16 November 2017 di Las Vegas, Nevada. Ya, lagu ‘Despacito” telah menjadi seperti virus yang tersebar ke seluruh dunia dengan sangat cepat. Berbagai penghargaan telah diraihnya dan kini lagu dengan bahasa mandarin telah dipersiapkan.

Menangi Berbagai Penghargaan Bergengsi

“Despacito” telah memenangkan paling tidak empat penghargaan bergengsi lainnya termasuk Record of the Year dan Song of the Year menunjukkan lagu berbahasa Spanyol dan Portugis terbaik tahun ini. “Despacito” juga menjadi video yang paling banyak ditonton di YouTube dan hampir dalam beberapa minggu, berada di tangga nomor satu Amerika Serikat – sebuah prestasi yang lebih mengesankan mengingat betapa sedikit lagu non-Inggris yang terjual dengan baik di pasar musik terbesar di dunia.

“Ini adalah tahun yang indah. Dua belas atau 11 bulan kerja keras yang mewakili bahasa kita di seluruh dunia dan menikmati sebuah lagu yang berkat penonton Latin dan banyak lainnya, telah menjadi sangat berpengaruh dan telah menyatukan seluruh dunia dan penghalang bahasa, “Kata Fonsi kepada wartawan di gala di Las Vegas.

Fonsi tidak hanya berhenti dengan “Despacito” saja. Dia mengumumkan akan meluncurkan Despacito versi baru dengan penyanyi dan produser Singapura JJ Lin, seorang bintang dalam bahasa Mandarin. “Saya bernyanyi sedikit dalam bahasa Mandarin. Lagu ini telah menjadi fenomena Poker Online di seluruh dunia dan menyanyikannya dalam bahasa Mandarin merupakan sebuah kehormatan,” kata Fonsi, yang akan berkunjung ke Asia tahun depan.

Lagu yang Dapat Dinikmati Semua Orang

Tidak bisa dipungkiri memang. Lagu Despacito telah menjelma menjadi lagu yang sangat diminati, paling banyak ditonton videonya, paling banyak diputar dan didengarkan tahun ini. Tentu, ini semua tidak terlepas dari lirik dan nada atau aransemen musiknya. Bisa dikatakan, lagu ini bisa diterima oleh semua orang dan dapat dinikmati oleh semuanya. Itulah kenapa Fonsi juga mengatakan jika lagu ini bisa diterima tanpa penghalang bahasa.

Tidak hanya itu, tentunya momen juga menjadi salah satu yang membuat lagu ini begitu fenomenal. Sepertinya, memang momen di lagu ini sangat pas dengan semua yang terjadi di dunia baik dunia musik maupun lainnya. Terbukti jika lagu ini juga memiliki nilai politis yang sangat penting khususnya di bagian Amerika Utara. Bagaimana tidak, sebelumnya Donald Trump bersikeras ingin mengusir semua immigrant. Isu tentang warga imigran juga menjadi isu panas di negri Paman Sam itu.

Namun, kemenangan Donald Trump dan hitnya lagu Despacito di Amerika Utara bahkan menjadi lagu nomor satu di negara tersebut, menunjukkan hal yang kontradiksi. Banyak warga Amerika yang menyukai lagu dengan bahasa non-Inggris tersebut. Sehingga cukup wajar jika ada yang mengatakan bahwa lagu tersebut telah mampu mematahkan semua jenis penghalang atau dinding yang ada termasuk tembok raksasa yang dibangun oleh Trump di perbatasan Meksiko.

Jadi, bisa dikatakan jika Despacito lebih dari sekedar lagu karena terbukti dapat menyatukan semua bahasa untuk bisa menikmatinya. Bagi penggemar lagu ini di Mandarin, mereka juga sepertinya akan dapat menikmati lagu tersebut dengan bahasa mereka sendiri. Apakah mungkin lagu Despacito nantinya juga dialih-bahasakan dengan bahasa Indonesia? Tentu tergantung seberapa besar fans Fonsi di tanah air.

© 2017 Javier Martin Robles All Rights Reserved   

Theme Poin4d by Poin4d.