Tembus 1,5 Juta Penonton, ‘AYAT-AYAT CINTA 2’ Banjir Kritikan Pedas

Mengambil waktu tayang hampir satu dekade sejak AYAT-AYAT CINTA (2008) dirilis, AYAT-AYAT CINTA 2 memang bisa disebut sebagai sebuah sekuel yang maha ambisius. Dengan tidak kembalinya Aisha (Rianti Cartwright) dan Maria (Carissa Puteri), Fahri (Fedi Nuril) justru dipertemukan dengan karakter-karakter baru yang cantik yakni Hulya (Tatjana Saphira), Keira (Chelsea Islan) dan Sabina (Dewi Sandra).

 

Disebut-sebut menelan biaya produksi lebih dari 16 miliar rupiah, AYAT-AYAT CINTA 2 membuka hari pertama penayangan dengan 200 ribu penonton. Dan setelah delapan hari tayang, AYAT-AYAT CINTA 2 mencatatkan diri sebagai film Indonesia akhir tahun tersukses dengan total 1.581.567 penonton. Hal ini akhirnya membuat film produksi MD Pictures itu duduk nyaman di peringkat keenam dalam daftar 10 besar film terlaris tahun 2017.

 

Posisi AYAT-AYAT CINTA 2 ini bahkan menempel ‘saudaranya’ yang sama-sama dirilis MD Pictures, SURGA YANG TAK DIRINDUKAN 2 dengan total 1.637.472 penonton. Hanya saja jika AYAT-AYAT CINTA 2 ingin mengalahkan film pertamanya, tentu masih butuh perjuangan. Karena AYAT-AYAT CINTA berhasil duduk di posisi keenam film Indonesia terlaris sepanjang masa lantaran sukses mendatangkan 3.676.135 penonton ke bioskop. Patut dinanti pula apakah AYAT-AYAT CINTA 2 mampu mengalahkan ADA APA DENGAN CINTA 2.

 

Alur Cerita Dianggap Membodohi Penonton

 

Meskipun sudah ditonton lebih dari 1,5 juta orang selama tayang, AYAT-AYAT CINTA 2 justru menghiasi pembicaraan di media sosial karena dianggap sangat buruk. Alim Sudio dan Ifan Ismail yang bertanggung jawab dalam naskah film dianggap tidak bisa mengadaptasi cerita novel Habiburrahman El Shirazy dengan sempurna. Melakukan syuting di Eropa, kejanggalan AYAT-AYAT CINTA 2 membuat mereka jadi bahan olok-olok para warganet.

 

Salah satu kritikan adalah mengenai percakapan yang digunakan dalam bahasa Indonesia, padahal Fahri adalah seorang dosen di Edinburgh, Skotlandia. Tak cuma itu, penggambaran karakter Fahri togel online yang dianggap terlalu ‘malaikat’ juga dicaci. Fahri yang cuma dosen dan memiliki usaha minimarket di Edinburgh justru mampu membiayai les biola Keira dan membeli rumah tetangga Yahudi-nya serta tinggal di rumah mewah dan punya sopir pribadi. Namun semua itu menjadi tak masuk akal karena Fahri tidak mencari Aisha dengan seluruh kekayaannya yang diceritakan hilang di jalur Gaza saat mengikuti aksi kemanusiaan untuk Palestina.

 

Spoiler bagi kamu yang belum menonton filmnya, AYAT-AYAT CINTA 2 juga memperlihatkan kekonyolan karakter Sabina yang ternyata adalah Aisha saat memutuskan membakar jarinya supaya sidik jarinya hilang semua. Atau bagaimana Aisha yang wajahnya sudah cacat itu akhirnya melakukan transplantasi wajah Hulya yang meninggal dunia. Tak heran kalau akhirnya ada warganet yang menyamakan AYAT-AYAT CINTA 2 dengan film ‘AZRAX’ karya Gatot Brajamusti yang memiliki alur, penokohan dan sinematografi kacau balau.

 

Review Negatif Disebut Produser Pertanda Bagus

 

Meskipun banjir kritikan pedas, sang produser Manoj Punjabi justru menilainya sebagai pertanda positif. Menurut Manoj, hal itu bahkan membuat banyak penonton penasaran dan antusias menonton ke bioskop. “Bagi saya, terima kasih dan bersyukur. Penontonnya stabil dan semakin naik. Ini pertanda bagus. Ini bukti kalau kita punya kualitas, bisa dapat apresiasi dan bisa bikin harapan baru,” seperti dilansir Detik.

 

Hanya saja Manoj tak berdalih jika meski banyak kritikan, pujian yang disematkan untuk AYAT-AYAT CINTA 2 juga cukup banyak. Tetapi Manoj tak mau memprediksi sampai sejauh mana penonton AYAT-AYAT CINTA 2 nanti.

 

 

Masalah Pribadi, Ben Affleck Bakal Tak Perankan Batman Lagi?

Petinggi DC Extended Universe (DCEU) sepertinya harus memutar otak dan mencari lagi aktor pemeran salah satu superhero terbaik mereka, Batman. Hal ini dikarenakan kalau rumor semakin kencang berhembus jika aktor Ben Affleck tidak akan melanjutkan perannya sebagai pahlawan berjubah hitam asal Gotham itu. Dalam sebuah wawancaranya, Affleck bahkan tidak memberikan jawaban pasti mengenai masa depannya dalam DCEU.

 

DCEU memang berniat mengembangkan Batman dalam film solo tersendiri bertajuk THE BATMAN. Berbeda dengan Batman dalam trilogi karya Christopher Nolan yang menggaet Christian Bale sebagai Ksatria Kelam yang sukses itu, kali ini THE BATMAN disinyalir mengambil setting dan alur cerita tak jauh dari JUSTICE LEAGUE (2017). Affleck sejauh ini sudah tiga kali berperan sebagai Batman dalam DCEU yakni BATMAN V SUPERMAN: DAWN OF THE JUSTICE (2016), SUICIDE SQUAD (2016) dan JUSTICE LEAGUE. Hanya saja buruknya plot JUSTICE LEAGUE dan efek CGI tak sesuai harapan membuat banyak kritikan negatif disematkan pada Affleck atas perannya.

 

Jake Gyllenhaal Dirumorkan Jadi Pengganti

 

Mengaku tengah mengevaluasi kesepakatannya dengan DC, Affleck menjelaskan bahwa dirinya yang tak sejalan dengan misi DC adalah salah satu penyebab besar. Pada awalnya proyek THE BATMAN akan diberikan pada Affleck untuk dia sutradarai. Namun akhirnya DC memilih Matt Reeves pada Februari 2017 untuk mengarahkan THE BATMAN. Kehadiran sutradara film WAR OF THE PLANET OF THE APES (2017) sepertinya tidak disukai oleh mantan suami Jennifer Garner itu.

 

“Aku ingin menggarap THE BATMAN tapi tak pernah memperoleh naskah seperti yang kuinginkan. Dengan Matt Reeves yang akan mengambil kendali film itu, aku akan menjadi kera untuknya, tidak pernah menjadi Batman,” jelas Affleck seperti dilansir Daily Sabah. Pernyataan Affleck itu seolah menguatkan seloroh adiknya, Casey Affleck yang sempat secara tersirat menyebutkan kalau sang kakak sudah tak mau lagi menjadi Batman meskipun dia cukup berperan baik.

 

Di saat status Affleck masih belum pasti, kabar lain justru menyebutkan kalau Reeves sudah memilih aktor Jake Gyllenhaal untuk berperan sebagai Batman. Bahkan seorang blogger film bernama John Campea mendapat informasi dari seorang produser jika Reeves dan Jake pernah berjumpa.Hanya saja rumor Dewa poker ini masihlah desas-desus belaka karena baik Affleck dan Warner Bros belum memberikan pernyataan resmi.

 

‘THE BATMAN’ Bukan Bagian Dari DCEU

 

Di tengah kemelut siapa yang akan menjadi Batman, sebuah kabar mengejutkan justru menyebutkan kalau THE BATMAN tidak akan jadi bagian dari DCEU meskipun tetap digarap. Kabar ini diungkapkan langsung oleh Reeves dalam wawancaranya dengan The Hollywood Reporters. “Ketika mereka menghampiri saya dan apa yang mereka katakan terlihat seperti ‘ini adalah film mandiri’. Film ini bukan bagian dari DCEU.”

 

Dijadwalkan rilis pada tahun 2019, sejauh ini THE BATMAN masih ada dalam tahapan pra produksi. Jika memang bukan bagian dari DCEU, apakah Reeves baka me-reboot kesuksesan trilogi THE DARK KNIGHT? Saat berbagai pertanyaan menyeruak, Reeves justru membuat kejutan lagi dengan mengklarifikasi ucapannya.

 

Menurut Reeves, maksud kalimatnya adalah bukannya THE BATMAN tidak masuk dalam bagian DCEU, melainkan film itu akan jadi cerita solo mengenai Batman tanpa adanya superhero lain yang terlibat. Kemungkinan besar THE BATMAN akan mengusung periode gelap yang dialami sang Ksatria Kelam itu sebelum peristiwa dalam BATMAN V SUPERMAN: DAWN OF THE JUSTICE terjadi.

 

 

© 2018 Javier Martin Robles All Rights Reserved   

Theme Poin4d by Poin4d.