Fadli Zon Yakini Sri Mulyani Kalah Jika Debat Soal Utang Negara

Fadli Zon, Wakil Ketua DPR RI, meyakini bahwa Sri Mulyani, Menteri Keuangan Indonesia, akan kalah debat terbuka terkait dengan utang negara dengan Rizal Ramli, mantan Menteri Koorinator Bidang Kemaritiman.

Fadli Berani Berdebat dengan Sri Mulyani

“Sudah pasti kalah lah Sri Mulyani. Udah kalah. Saya juga berani kalau lawan Sri Mulyani berdebat dalam beberapa hal,” ujarnya ditemui di kompleks parlemen, Jakarta, 31 April 2018.

Tentang keberaniannya dalam berdebat dengan mantan Direktur Keuangan IMF tersebut, Fadli pun tak khawatir walaupun tak memiliki latar belakang ekonomi sama seperti Sri Mulyani. “Saya juga pernah belajar eknomi di London School of Economics (LSE). Saya kira (Sri) kalah dengan mudah itu, bakal dikalahkan,” ungkapnya.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini juga tak gentar dengan reputasi cemerlang Sri Mulyani yang baru saja meraih predikat sebagai menteri terbaik di dunia. “Menteri Terbaik versi siapa. Versi rakyat itu ekonomi malah makin memburuk. Mungkin ya bagi orang asing terbaik karena dia memberikan regulasi-regulasi keleluasaan untuk bisa menguasai Indonesia,” bantahnya.

Fadli sendiri diketahui sering sekali mengkritik Sri Mulyani pada lini masa media sosial Twitter. Salah satunya adalah saat Sri Mulyani dinobatkan menjadi menteri bandar togel terbaik dunia. Ia menganggap bahwa Sri Mulyani tidak bisa menjaga nilai tukar atau kurs rupiah yang mana tertekan dari dolar AS dalam beberapa waktu terakhir ini.

Rizal Ramli Siap Debat Terbuka

Rizal Ramli sudah menyatakan bahwa ia siap debat terbuka tentang utang luar negeri dengan Sri Mulyani. Persoalan utang luar negeri Indonesia yang mana diklaim mencapai angka Rp. 4.000 Triliun jadi amunisi kelompok oposisi guna mengkritik habis-habisan pemerintah.

Rizal juga sempat menyebutkan bahwa masyarakat Indonesia dirugikan keputusan Sri Mulyani yang tidak bisa menegosiasikan bunga utang jadi lebih murah lagi. Hal ini menyebabkan bunga utang yang mana diperoleh oleh Indonesia tinggi dan penerimaan pajak dari masyarakat banyak disedot guna membayar bunga utang itu.

“Ini asyik, saya siap dan tolong diatur debat terbukanya RR vs RMI,” ungkap Rizal dilansir dari CNN Indonesia hari Kamis (26/4) minggu lalu. menteri Koordinator Bidang Perekonomian di era Presiden Gus Dur (Abdurahman Wahid) itu pun mengaku siap apabila adu argument data dengan Sri Mulyani akan disiarkan secara langsung.

“Atur saja debatnya di CNN Indonesia, secara live,” imbuhnya dengan kesan menantang.

Sementara itu, Presiden Jokowi mempersilakan politikus-politikus oposisi untuk beradu argument-argumennya tentang utang dengan Sri Mulyani. “Soal utang, saat kita dilantik (sebagai Presiden pada Oktober 2014), utang itu kan sudah Rp. 2.000 Triliun, bunganya sendiri kurang lebih Rp 250an Triliun. Dihitung saja angkanya,” ungkap Jokowi dalam program Mata Najwa: ‘Eksklusif: Kartu Politik Jokowi’ yang ditayangkan di stasiun swata Indonesia pada hari Rabu (25/4) malam.

Satu hal yang pasti, menurut Jokowi, pemerintah sendiri akan menyimpan dana dari utang luar negeri tersebut di bidang-bidang yang produktif dan bisa memberikan keuntungan bagi negara. Jokowi juga mempersilakan orang-orang yang ingin sekali mengkritik dan beradu argument dengan ekonom makro yang mempunyai data yang jelas termasuk dengan Sri Mulyani.

“Silakan saja, silakan, saling beradu argument dengan menteri keuangan yang juga mempunyai angka-angka,” ujarnya.

Rizal Ramli sempat menyebut masyarakat sudah dirugikan oleh keputusan yang diambil oleh Sri Mulyani yang tidak bisa menegosiasikan bunga utang jadi lebih murah.

© 2018 Javier Martin Robles All Rights Reserved   

Theme Poin4d by Poin4d.