Inilah Penyebab Perselingkuhan Menurut Sains

Beberapa minggu terakhir ini media ramai memberitakan perselingkuhan yang dilakukan oleh seorang aktris cantik dan pengusaha mobil mewah yang telah memiliki istri dan 4 orang anak. Dari perspektif masyarakat umum kasus ini memang mengejutkan tetapi sesungguhnya cinta dan perselingkuhan ternyata dapat diteliti dengan ilmu sains. Menurut seorang ilmuan, Fisher, cinta adalah dorongan yang berasal dari motor otak atau bagian yang menggerakkan hasrat serta kebutuhan. Bagian tersebut juga berperan saat Anda menginginkan mengudap coklat atau saat Anda sukses mendapatkan promosi di tempat kerja.

 

Teori tentang cinta

Fisher juga mengatakan bahwa cinta menciptakan ketergantungan sehingga saat seseorang jatuh cinta maka yang bersangkutan akan memfokuskan perhatian bahkan jiwa dan raga demi orang yang ia cintai. Anda bisa melihat apa yang Anda suka pada dia tetapi Anda akan memilih untuk tak mempedulikan itu semua. Anda seolah  memuja dirinya sekaligus meletupkan energi besar dalam diri. Setiap kali sesuatu yang berhubungan dengan si dia berjalan sesuai rencana Anda bisa demikian bahagia, dan sebaliknya Anda juga seketika merasa hancur berkeping-keping bila terjadi hal yang tak dikehendaki. Ini adalah efek kecanduan karena tingginya aktivitas dopamine dalam otak.

 

Karakteristik utama dari cinta adalah keperluan untuk terlibat dalam sebuah hubungan dengan orang tersebut tak hanya secara seksual tetapi juga emosional. Dengan demikian, bila Anda wanita, Anda terobsesi untuk menelponnya sepanjang hari, berkencan dengannya, dan bermimpi bahwa ia juga mencintai Anda. Selain itu karakter utama cinta adalah motivasi sekaligus obsesi untuk memiliki orang tersebut. Penemuan teori tersebut didasarkan pada riset yang dilakukan dengan memindai otak 32 partisipan. Saat mereka melihat foto orang yang dicintai hasilnya otak  secara serentak menjadi aktif terutama pada bagian yang sama dengan perasaan pecandu kokain.

 

Penyebab perselingkuhan

Perselingkuhan telah terjadi bahkan sejak zaman nenek moyang kita. Pada masyarakat Yunani dan Romawi kuno, Jepang Kuno, Cina Kuno, Eropa Pra Industri, dan sebagainya. Dalam buku The Chemistry Between Us: Love, Sex and the Science of Attraction Young dan Alexander melaporkan bahwa sekitar 30-40% kasus perselingkuhan terjadi dalam ikatan pernikahan, bahkan bagi wanita dan pria. Tetapi pertanyaannya adalah mengapa mereka melakukannya? Inilah penyebabnya sesuai survey dewa poker yang dilakukan Psikolog Julia Omarzu dan tim.

 

Kurangnya kepuasan seksual

Tak ada yang dapat menjamin nafsu seksual akan terus menyala-nyala apalagi bila terjadi masalah emosional. Pasangan dalam perselingkuhan bisa saja tak menemukan banyak kesamaan selain hanya seks.

 

Kurangnya kepuasan emosional

Sebagian besar orang yang berselingkuh mengatakan bahwa kebutuhan emosionalnya tak dapat dipuaskan oleh pasangan resminya. Perselingkuhan demikian ini biasanya tak mengutamakan aktivitas seksual dan memilih untuk berhubungan secara platonic.

 

Menginginkan pengakuan dan penghargaan

Para wanita harus mengetahui bahwa para pria yang tak lagi berminat untuk berhubungan intim dengan pasangan mereka  44% karena merasa marah, seringkali dikritik, dan dianggap tak penting dalam hubungan perkawinan. Jadi intinya mereka merasa tak dihargai serta seringkali berharap bahwa pasangan menyadari bahwa ia telah berupaya keras untuk mempertahankan pernikahan tersebut. Kesimpulannya, saling menghargai adalah kunci penting yang berkaitan dengan aspek emosional dalam mempertahankan hubungan romantis.

 

Tak cinta lagi kepada pasangan

Pasangan yang terlibat affair bisa karena tak merasakan cinta lagi dengan istri atau suaminya dan telah menemukan kekasih baru.

 

Perselingkuhan bisa terjadi karena hasrat, penderitaan, serta kebutuhan untuk menjalin hubungan dengan seseorang. Terjadinya hubungan terlarang tersebut seringkali disertai konflik dan tekanan baik pada pasangan termasuk anak-anak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2018 Javier Martin Robles All Rights Reserved   

Theme Poin4d by Poin4d.